Tampilkan postingan dengan label PILKADA DKI JAKARTA 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PILKADA DKI JAKARTA 2012. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Pagi-pagi di TPS, Bimbin "Slank" Dibilang Tumben

KOMPAS IMAGES/MUNDRI WINANTO
Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi (kemeja kotak-kotak) berfoto bersama personil Slank saat mendatangi markas Slank di Jalan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2012). Kepada wartawan Jokowi mengatakan kunjungannya ke markas Slank bukan mencari dukungan tetapi hanya silaturahmi.


JAKARTA, (U-S-P) -- Bimbim, drummer grup Slank, menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta dan wakilnya, yang dilangsungkan Rabu ini (11/7/2012). Ia datang bersama ibunya, Iffet Sidharta tau Bunda Iffet, ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 016, Jalan Potlot III, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pacoran, Jakarta Selatan. 

Mereka datang ketika TPS 016 masih sepi. Belum banyak warga yang keluar rumah untuk melakukan pencoblosan. Seorang petugas TPS pun terlihat heran karena Bimbim muncul pagi hari.

Sepengetahuan petugas itu, pria bertubuh kurus tersebut biasa bangun siang hari. Itu juga terjadi pada pemilihan presiden 2009. "Bimbim sudah tadi pagi (mencoblos), pukul sembilan. Saya juga heran, tumben Bimbim pagi-pagi bisa bangun," cerita petugas TPS 016 itu.

Sementara itu, Kaka tidak menunjukkan batang hidungnya hingga pukul 12.30 WIB, menjelang pemungutan suara tersebut ditutup. Petugas TPS tersebut pun mengatakan bahwa Kaka memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya

Sumber : Tribunnews.com

Jokowi Menang Telak di TPS Megawati

Taufiq Kiemas, Megawati Soekarnoputri, dan Joko Widodo di TPS Kebagusan
Taufiq Kiemas, Megawati Soekarnoputri, dan Joko Widodo di TPS Kebagusan

VIVAnews - Penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 031 Jalan Kebagusan, Jakarta Selatan, tempat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencoblos telah berakhir. Berdasarkan perhitungan suara, pasangan PDIP-Gerindra, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang mutlak.

Dari 345 pemilih yang menggunakan hak pilihnya di TPS ini, Rabu 11 Juli 2012, pasangan nomor urut 3, Jokowi-Ahok mendapatkan 190 suara. Suara kedua paling banyak dimenangkan diperoleh pasangan nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan perolehan suara 92.

Disusul urutan ketiga diperoleh pasangan nomor urut 4, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini sebanyak 26 suara. Kemudian Faisal Basri-Biem Benyamin sebanyak 21 suara dan terakhir adalah Hendardji-Ahmad Riza Pataria yang hanya memperoleh 2 suara.

Sementara suara tidak sah sebanyak 8 suara. Dari 576 undangan, yang menggunakan hak suaranya hanya 345 undangan. Sementara yang tidak hadir sebanyak 231 undangan.

Jokowi, yang merupakan Walikota Solo merupakan kandidat yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra. Dalam pilkada DKI ini, Jokowi identik dengan kemeja kotak-kotak yang selalu dipakainya kemanapun pergi.

Dari hasil penghitungan cepat sementara Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, Jokowi juga menduduki urutan pertama. Urutan kedua diperoleh Foke-Nachrowi.



Sumber : http://metro.news.viva.co.id/news/read/334608-jokowi-menang-telak-di-tps-megawati?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Jokowi-Ahok Masih Di Atas Angin

KOMPAS.com/Vitalis Yogi Trisna
Mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri usai menggunakan hak suaranya pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah)di TPS 031, Kebagusan, Jakarta Selatan. Megawati melakukan pencoblosan didampingi oleh Cagub (Calon Gubernur) DKI Jakarta, Joko Widodo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hitung cepat dari Litbang Kompas masih terus berjalan dengan pasangan nomor urut tiga yaitu Jokowi-Ahok berada di atas angin. General Manager Litbang Kompas, Harianto Santoso, mengatakan bahwa perolehan suara masih saling berkejaran antara dua kandidat kuat.
"Keduanya memang pasangan kuat. Angka ini diperkirakan stabil sekitar pukul 14.30," ujar Harianto, di Kantor Kompas, Palmerah, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Perkembangan selanjutnya terhitung pada pukul 14,30 WIB, pasangan nomor urut tiga yaitu Jokowi-Ahok mengantongi 44,27 persen disusul oleh pasangan Foke-Nara dengan 33,69 persen.
Sementara pasangan Hidayat-Didik ada di peringat ketiga dengan 10,72 persen. Kemudian pasangan Alex-Nono ada pada angka 4,81 persen dan diikuti pasangan Faisal-Biem 4,47 persen. Masih di posisi terakhir pasangan Hendardji-Riza dengan 1,97 persen.
"Pilkada sekarang memang mengejutkan karena Foke tidak lagi sapu bersih pada Pilkada kali ini," ungkap Harianto.
Saat ini dari 400 sampel Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disasar oleh Litbang Kompas, sudah ada 172 TPS yang masuk atau sekitar 40 persen sampel yang masuk pada Litbang Kompas. "Jika sudah 50 persen, baru bisa disimpulkan hasilnya," ujar Harianto.


Sumber : http://pilkada.kompas.com/berita/read/2012/07/11/15003452/JokowiAhok.Masih.Di.Atas.Angin