Jumat, 29 Juni 2012

ZIARAH Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi



Kabupaten Tuban – Jawa Timur tentu identik dengan wisata religi Walisongo yaitu Makam Sunan Bonang yang berada di pusat kota. Namun  selain makam Sunan Bonang , di daerah  juga terdapat makam wali penyebar  agama Islam yang lainnya yaitu Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi.

Makam yang juga banyak didatangi oleh para peziarah ini berada di Desa Gesikharjo Kecamatan Palang, sekitar 10 km arah timur dari pusat kota. Lokasinya sekitar 100 meter kea rah selatan dari Jalan Raya Pantura yang berada di tepi Laut Jawa menuju kea rah Lamongan.


Dari tepi jalan raya itu tampak gerbang kawasan wisata Religi Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi. Makam itu berwarna hijau dan kuning yang cerah dan mencolok. Pada bagian dinding gerbang itu terdapat  berebrapa hiasan dan ornament.


Yang menarik, di gerbang itu tertulis ajaran dari Sang Sunan yaitu  Sabar  , Neriman ( Menerima ) , Ngalah ( Mengalah ) , Loman ( Suka memberi ) , Akas ( Giat ) dan Temen ( bersungguh-sungguh ).


 Berikutnya juga terdapat gerbang yang bentuk dan warnanya hampir sama dengan gerbang yang pertama. Tak jauh dari gerbang yang kedua ini terdapat masjid Sang Sunan yang cukup besar dan megah. Masjid itu sudah mengalami pembangunan sehingga sudah tidak terlihat bangunan aslinya.

Di sebelah selatan masjid terdapat gapura paduraksa. Sedangkan di sebelah barat atau tepat di belakang masjid terdapat makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi. Makam ini tampak cukup megah dengan cungkup yang terbuat dari kayu jati pilihan.




Cungkup makam itu berhiaskan ukiran yang artistik.Sebuah lampu gantung tampak menghiasi di bagian depan cungkup. Lantai di kawasan makam juga sudah berkeramik.


Di lantai yang di sekitarnya  banyak terdapat makam kuno itulah peziarah memanjatkan doa untuk Sang Sunan atau untuk berbagai  keperluannya yang lain. Konon, banyak peziarah yang beranggapan dengan berdoa di makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi ini sangat barokah dan mujarab yang tentunya atas seijin Allah SWT.


Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi itu tampak berselubung  tirai kain berwarna putih. Seluruh bagian makam juga berselubung kain sutra yang berwarna putih. Beberapa lembar tikar terhampar di dekat makam itu.


Sunan Ibrahim Maulana  Asmaraqondi merupakan ayah dari Sunan Ampel. Tentang sejarahnya ada yang ada yang mengatakan Sang Sunan berasal dari Samarkand yaitu daerah pegunungan di sekitar Rusia. Namun ada juga yang mengatakan bahwa beliau berasal dari jazirah Arab. 


Untuk menghormati dan  menjaga kesakralannya, tak semua peziarah diizinkan untuk masuk ke dalam ruangan makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi.
 
Pada setiap harinya, di kompleks  makam  Sunan ini senantiasa mengalun lantunan bacaan ayat-ayat suci Al qur’an dan bacaan doa-doa para peziarah dari berbagai daerah di nusantara.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar